Kamis, 13 Agustus 2020
Rabu, 12 Agustus 2020
Senin, 10 Agustus 2020
Poster/ #28thDay KKL-DR IAIN Padangsidimpuan
View this post on InstagramA post shared by Muhammad Harun (@haarunhr) on
Minggu, 09 Agustus 2020
Poster/ #27thDay KKL-DR IAIN Padangsidimpuan
View this post on InstagramA post shared by Muhammad Harun (@haarunhr) on
Poster/ #26thDay KKL DR IAIN Padangsidimpuan
View this post on InstagramA post shared by Muhammad Harun (@haarunhr) on
Sabtu, 08 Agustus 2020
Poster/ #25thDay IAIN Padangsidimpuan
View this post on InstagramA post shared by Muhammad Harun (@haarunhr) on
Poster/ #24thDay KKL-DR IAIN Padangsidimpuan
View this post on InstagramA post shared by Muhammad Harun (@haarunhr) on
Jumat, 07 Agustus 2020
Poster/ #23thDay KKL-DR IAIN Padangsidimpuan
View this post on InstagramA post shared by Muhammad Harun (@haarunhr) on
Rabu, 05 Agustus 2020
Poster/ #22thDay KKL-DR IAIN Padangsidimpuan
View this post on InstagramA post shared by Muhammad Harun (@haarunhr) on
Selasa, 04 Agustus 2020
Yuk Bersedekah/ Hari ke- 21 KKL-DR IAIN PADANGSIDIMPUAN
Assalamu'alaikum wr wb
Sebelum mengetahui keutamaan sedekah, apakah Anda tahu Sulaiman Al Rajhi? Pada masa mudanya, Sulaiman Al Rajhi memulai bisnisnya dengan mengenakan uang untuk para peziarah yang mengambil kafilah unta menyeberangi gurun ke kota-kota Mekah dan Medina. Sesuai majalah forbes, beliau adalah seorang miliarder yang kini menjadi orang terkaya di dunia dengan donasi hingga 5,7 miliar.
Angka tersebut bukanlah sesuatu yang tidak mungkin karena bersedekah bukan hanya sekedar memberi saja. Karena memberi bukan hanya sekedar mengasihi, tetapi juga membantu saudara-saudara kita yang tengah membutuhkan bantuan tangan. Seperti yang telah diajarkan oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم bahwa ada banyak keutamaan bersedekah yaitu sebagai berikut,
1. Manfaat Sedekah: Dapat Menghapus Dosa
Manusia memang tidak luput dengan dosa. Kesempurnaannya dipertanyakan apakah kita pantas disebut makhluk yang sempurna padahal kita selalu enggan untuk meminta ampun dengan apa yang telah kita perbuat.
Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bersabda, “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api“.(HR. At-Tirmidzi).
Sedekah, itulah cara mudah yang disediakan Allah agar dapat mengikis perbuatan-perbuatan dosa kita. Cukup dengan tersenyum saja, Anda sudah bersedekah karena senyum adalah salah satu sedekah termudah yang dapat kita sebarkan dengan mengukir garis senyum di bibir kita.
2. Bersedekah Dapat Berbentuk Apa Saja
Bagaimana cara kita mendapatkan keutamaan bersedekah tetapi tidak mempunyai uang?
Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bersabda: “Kamu menyingkirkan batu, duri dan tulang dari tengah jalan itu adalah sedekah bagimu.”(HR. Bukhari).
Tidak punya uang bukan berarti penghalang untuk bersedekah. Lebih baik menjadi tangan di atas daripada tangan di bawah. Itulah mengapa sedekah tidak hanya sekeda tentang uang saja, tetapi juga senyum, membantu orang ketika susah, membersihkan ruangan ketika tidak ada yang membersihkan, dan lain sebagainya.
3. Mengutamakan Sedekah Tidak Akan Mengurangi Harta
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda “Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim, no. 2588)
Apakah gaji Anda belum cukup untuk penghasilan sehari-hari? Apakaah Anda masih memikirkan bagaimana biaya sekolah anak-anak Anda yang masih juga belum cukup?
Itulah mengapa kita dianjurkan untuk bersedekah. Bukan hanya membersihkan diri dari dosa, tetapi keutamaan sedekah juga dapat mendatangkan rezeki lagi kepada kita. Jika kita yakin bahwa diri kita bersedekah karena Allah, insha Allah akan digantikan dengan sesuatu yang lebih baik lagi.
4. Allah melipatgandakan Pahala Orang-orang yang Bersedekah
Allah Maha Melihat, al-Basir البصير Setiap apapun yang dilakukan oleh kita, pasti Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى akan melihat kita. Sedekah sedikit apapun itu pasti Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى melihatnya. Disitulah Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى melipatgandakan pahala orang-orang yang bersedekah.
Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman yang artinya: “Perumpamaan orang-orang yang mendermakan (shodaqoh) harta bendanya di jalan Allah, seperti (orang yang menanam) sebutir biji yang menumbuhkan tujuh untai dan tiap-tiap untai terdapat seratus biji dan Allah melipat gandakan (balasan) kepada orang yang dikehendaki, dan Allah Maha Luas (anugrah-Nya) lagi Maha Mengetahui“. (QS. Al-Baqoroh: 261)
5. Keutamaan Sedekah: Mendapat Naungan di Hari Akhir
Rasulullah telah jelas mengungkapkan tentang orang-orang yang akan mendapatkan naungan di hari kiamat nanti, salah satunya adalah orang-orang yang bersedekah.
Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bersabda: “Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, maka ia menyembunyikan amalnya itu sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya“. (HR. Bukhari)
Itulah beberapa keutamaan sedekah dalam Islam yang bermanfaat bagi kita. Jangan takut untuk hilang harta, jangan takut juga untuk mengulurkan tangan kanan kita, yuk bersedekah.
#kkldriainpadangsidimpuan
Senin, 03 Agustus 2020
Manfaat Membaca Al-qur'an/ Hari ke- 20 KKL-DR IAIN PADANGSIDIMPUAN
Manfaat Membaca Alquran
Seperti yang telah diketahui, bahwa Al-Quran adalah wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk dijadikan pedoman dan pegangan bagi seluruh umat manusia (tidak terbatas hanya kepada umat muslim saja). Pedoman dan pegangan inilah yang akan menuntun kita kearah yang lebih baik untuk mendapatkan rahmat dan kebaikan dari Allah SWT.
“Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘ Bacalah olehmu Al-Quran, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafaat pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya)‘”
Hal ini dapat diketahui bahwa terdapat banyak manfaat jika kita membaca Al-Quran. Berikut adalah uraian lengkap tentang manfaat Al-Quran bagi kehidupan, yaitu :
1. Menjadi Manusia yang Baik
Rasulullah SAW menegaskan bahwa orang yang terbaik diantara manusia adalah orang yang mau mempelajari dan mengajarkan Al-Quran, sesuai dengan sabdanya,
“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Quran dan yang mengajarkannya“ (HR. Bukhari).
Oleh karena itu, orang yang terbaik didunia ini bukanlah orang-orang yang mempunyai derajat dan jabatan tinggi, bukan pula orang yang memiliki harta kekayaan yang berlebihan. Tetapi, orang terbaik disisi Allah SWT adalah orang yang mau belajar Al-Quran dan mengajarkannya kepada orang lain.
2. Memberikan Kedamaian dan Ketenangan
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Ar-Ra’d ayat 28, yang artinya :
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram“
3. Mendapatkan Sakinah, Rahmat, serta Dinaungi para Malaikat
Hal ini berdasar kepada HR. Muslim, yakni
“Tidaklah suatu kaum berkumpul disuatu masjid daripada masjid-masjid Allah, mereka membaca Al-Quran dan mempelajarinya kecuali akan turun kepada mereka ketenteraman, mereka diliputi dengan rahmat, malaikat mengelilingi mereka dan Allah menyebut-nyebut mereka dihadapan makhluk yang ada disisi-Nya.“
4. Mendatangkan Syafa’at pada Hari Kiamat
“Bacalah Al-Quran ! Sesungguhnya ia pada hari kiamat akan datang memberikan syafa’at kepada pembacanya“ ( HR. Muslim)
5. Mendapatkan Pahala yang Banyak
Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, yakni
“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka akan memperoleh satu kebaikan. Setiap satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf. “
6. Mendapatkan Derajat yang Lebih Tinggi
“Orang yang ahli dalam Al-Quran akan bersama dengan para malaikat pencatat yang mulia lagi taat. Dan orang yang terbata-bata membaca Al-Quran dan dia bersusah payah mempelajarinya, maka baginya dua pahala.“ (HR. Bukhari)
7. Sebagai pelebur dosa
Alquran yang mengingatkan kita akan dosa-dosa dan mencegah kita terjerumus kembali kedalam perbuatan-perbuatan yang menimbulkan dosa.
8. Dipenuhi rasa tenang
Orang yang membaca Al-Quran akan selalu berada dalam kegembiraan dan penuh harapan, disaat orang lain merasakan kesedihan, kecemasan dan rasa pesimis. Karena diri mereka selalu dipompa dengan siraman ayat-ayat-Nya yang lembut.
9. Memudahkan segala rizki
Manfaat alquran akan membuka pintu keberkahan, memperkuat keimanan, ketaqwaan dan penjagaan diri.
10. Membersihkan Penyakit Hati
Penyakit hati adalah penyakit yang bersifat batiniyah atau rohaniyah. Contoh penyakit hati seperti, sombong, riya, tamak, dan lain sebagainya. Dengan membaca Al-Quran, penyakit hati secara perlahan dapat dibersihkan. Hal ini sesuai dengan Hadits Baihaqi dari Abdullah bin Umar, yakni
“Sesungguhnya hati ini (bisa) berkarat sebagaimana besi apabila terkena air. “
Seorang sahabat bertanya, bagaimana cara menghilangkan karat tersebut, ya Rasulullah ? Beliau menjawab :
“Perbanyak dzikir dan membaca Al-Quran.“
Didalam Al-Quran terdapat beberapa ayat yang menjelaskan bahwa ia bisa menjadi obat penawar penyakit yang ada dalam dada. Yang dimaksud dengan penyakit yang ada dalam dada adalah penyakit hati.
11. Mengurangi Ketegangan (stress)
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dr. Ahmad Al Qadhi, direktur utama Islamic Muslim for Education and Research yang berpusat di Amerika Serikat, menunjukkan bahwa bacaan Al-Quran menimbulkan efek relaksasi hingga 65 %. Al-Quran juga memiliki pengaruh positif yang cukup signifikan dalam menurunkan ketegangan (stress).
12. Mencegah dan Mengatasi Kepikunan
Membaca Al-Quran secara rutin dapat meningkatkan daya ingat dan fungsi kerja otak kita karena secara spiritual Al-Quran merupakan kumpulan wahyu yang sempurna yang menenangkan jiwa, meningkatkan keyakinan dan menyeimbangkan hidup manusia. Energi positif dari ayat-ayat Allah SWT ini dapat menjadi nutrisi otak yang paling berharga daripada sebuah obat.
Tentunya, manfaat-manfaat membaca Al-Quran lebih luas dan lebih banyak daripada yang telah disebutkan diatas. Semoga dengan membaca artikel ini, kita bisa lebih mendekatkan dan membiasakan diri membaca Al-Quran untuk mendapatkan manfaat-manfaat yang akan berguna dimasa mendatang, baik didunia maupun diakhirat.
#KKLDRIainPadangsidimpuan
Minggu, 02 Agustus 2020
Apasih Riba Itu ? / Hari ke-19 KKL-DR IAIN Padangsidimpuan

Assalamu'alaikum wr wb
Kali ini saya akan membahas lebih dalam mengenai riba, simak text berikut ini
Pengertian Riba Secara Umum
Riba adalah pemberlakuan bunga atau penambahan jumlah pinjaman saat pengembalian berdasarkan persentase tertentu dari jumlah pinjaman pokok yang dibebankan kepada peminjam.
Secara etimologis, istilah riba berasal dari bahasa Arab yang memiliki makna ziyadah atau tambahan. Dengan kata lain, arti riba adalah pengambilan tambahan dari harta pokok atau modal secara batil, baik dalam transaksi jual-beli maupun pinjam meminjam.
Jenis-Jenis Riba
Secara umum riba dapat dibedakan menjadi dua, yaitu riba hutang-piutang dan riba jual-beli. Berikut penjelasan mengenai kedua jenis riba tersebut:
1. Riba Hutang-Piutang
Pengertian riba hutang-piutang adalah tindakan mengambil manfaat tambahan dari suatu hutang. Riba hutang-piutang dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
- Riba Qardh, yaitu mengambil manfaat atau tingkat kelebihan tertentu yang diisyaratkan kepada penerima hutang (muqtaridh).
- Riba Jahiliah, yaitu penambahan hutang lebih dari nilai pokok karena penerima hutang tidak mampu membayar hutangnya tepat waktu.
2. Riba Jual-Beli
Apa itu riba jual-beli? Riba jual-beli seringkali terjadi ketika konsumen membeli suatu barang dengan cara mencicil. Penjual menetapkan penambahan nilai barang karena konsumen membelinya dengan mencicil.
Riba jual-beli dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
- Riba Fadhl, yaitu praktik pertukaran antar barang sejenis dengan kadar atau takaran yang berbeda, sedangkan barang yang dipertukarkan tersebut masih termasuk dalam jenis barang ribawi.
- Riba Nasi’ah, yaitu penangguhan penyerahan/ penerimaan jenis barang ribawi yang dipertukarkan dengan jenis barang ribawi lainnya. Riba nasi’ah terjadi karena adanya perbedaan, perubahan, atau penambahan antara barang yang diserahkan saat ini dengan yang diserahkan kemudian.
Landasan Hukum Riba
Seperti yang telah disebutkan pada paragraf awal, praktik riba diharamkan dalam Islam. Hal tersebut dijelaskan dalam Al-Quran berikut ini:
1. Q.S. Al-Baqarah: 276
يَمْحَقُ اللهُ الرِّبَوا وَيُرْبِى الصَّدقَتِ واللهُ لاَيُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ اَثِيْم
Artinya: “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah SWT tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan selalu berbuat dosa. ” (Q.S. Al-Baqarah: 276).
2. Q.S. Al-Baqarah : 275
اَلَّذِيْنَ يَأْكُلُوْنَ الرِّبَوا لَايَقُمُوْنَ إِلّا كَمَا يَقُوْمُ الَّذِيْ يَتَخَبُّطُهُ الشَّيْطَنُ مِنَ الْمَسِّ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُو اِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْل الرِّبَوا وَاَحَلَّ اللهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَوا
Artinya: “Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran tekanan penyakit jiwa (gila). Keadaan mereka yang demikian itu disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah SWT telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba . . . (Q.S. Al-Baqarah: 275).
3. Q.S. Al-Baqarah : 278
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.” (Q.S. Al-Baqarah : 278).
4. Q.S Ali ‘Imran : 130
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا الرِّبَا
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba…” (Ali ‘Imran/3: 130)”.
5. Q.S Ar-Ruum 39
وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ رِبًا لِيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُو عِنْدَ اللَّهِ
Artinya : Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia menambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah…” (Ar-Ruum/30: 39).
Contoh Riba Dalam Masyarakat
Setelah memahami apa itu riba dan landasan hukumnya, tentu kita juga perlu mengetahui apa saja contoh riba yang pernah dilakukan sehari-hari. Adapun contoh praktik riba adalah sebagai berikut:
1. Bunga Bank Konvensional
Bunga yang diterapkan oleh Bank konvensional ternyata termasuk dalam praktik riba. Ketika kita meminjam dana dari Bank, maka kita akan dikenakan bunga setiap kali membayar angsuran pinjaman tersebut.
Hal ini (riba) juga terjadi pada lembaga keuangan lainnya, misalnya lembaga pembiayaan. Ketika kita membeli kendaraan bermotor atau properti secara mencicil maka kita akan dikenakan bunga, dan ini termasuk praktik riba.
2. Pinjaman Dengan Syarat
Ketika kita ingin meminjam uang dari pihak lain, seringkali pinjaman tersebut disertai dengan syarat. Misalnya bunga atau hal lainnya sebagai syarat agar pemilik uang mau meminjamkannya pada orang lain.
Contoh lain, misalnya seorang kerabat ingin meminjam uang dari kamu, lalu kamu memberikan syarat memberikan pinjaman yaitu harus bersedia menjemput dan mengantar kamu setiap hari. Hal-hal seperti ini ternyata sudah termasuk dalam praktik riba yang dilarang, setelah kita mengetahui landasan hukum riba jangan sekali-kali kita mendekatinya akan menyebabkan kefatalan dalam hidup kita, karena memakan harta riba itu sama dengan unta yang kehausan ditengah gurun pasir.
#kkldriainpadangsidimpuan
Sabtu, 01 Agustus 2020
Pendidikan dan Dakwah/ Cara Menghindari Perilaku Fitnah/ Hari ke-18 KKL-DR Iain Padangsidimpuan
Assalamu'alaikum wr wb everyone, saya Muhammad Harun nim 17........ dari Fakultas
Fitnah artinya tuduhan yang ditujukan kepada seseorang yang tidak melakukan hal – hal yang seperti dituduhkan kepadanya. Jika ada yang menuduh seseorang melakukan sesuatu hal yang tidak terbukti, maka perbuatan tersebut bisa disebut memfitnah. Menyebarkan cerita bohong tentang seseorang dengan bertujuan memberikan orang tersebut kesan yang buruk di mata orang lain juga termasuk perbuatan fitnah.
Dalam salah satu surat Al Qur’an, bahaya fitnah sudah disebutkan secara jelas. Ayat itu berbunyi sebagai berikut:
“Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menjumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusirmu (Mekkah), dan fitnah itu lebih berbahaya daripada pembunuhan, dan jangan lah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram kecuali jika mereka memerangimu di tempat itu. Dan jika mereka memerangi kamu di tempat itu, maka bunuhlah mereka. Dengan demikian itu adalah balasan bagi orang – orang yang kafir. ” (Q.S. Al Baqarah 191).
Menghindari Perilaku Fitnah
Tentu kita sudah pernah mendengar bahwa fitnah itu lebih keji daripada pembunuhan. Hal itu sama dengan yang disebutkan dalam ayat Al-Baqarah di atas. Tentunya kita tidak mau menjadi salah satu orang yang gemar melakukan fitnah, karena itu cara menghindari perilaku fitnah bisa dilakukan melalui beberapa hal berikut:
1. Mempererat Tali Silaturahmi
Jika kita lebih mengenal satu sama lain dengan baik, maka akan tercipta pemahaman dan hubungan persaudaraan yang erat sehingga tidak akan ada kesempatan maupun niat melakukan fitnah karena kita lebih tahu cara menghargai oranglain dengan menjaga nama baik mereka.
2. Berusaha Bersikap Amanah
Bersikap amanah yaitu berarti menekankan kepada kejujuran. Manusia yang bersifat amanah artinya sangat dapat dipercaya segala perkataan dan perbuatannya sehingga tidak akan menimbulkan fitnah bagi orang lain.
3. Giatkan Amal Shaleh
Biasakanlah untuk melakukan kegiatan sosial secara rutin. Tidak perlu melakukan hal yang besar, kita cukup membiasakan diri dimulai dari hal – hal yang paling kecil dahulu untuk membiasakan keikhlasan hati dalam beramal.
4. Memperbanyak Ibadah
Dengan pribadi yang lebih kuat kita akan bisa menahan diri dari melakukan perbuatan fitnah yang dapat merugikan orang lain. Juga dapat menemukan cara menenangkan hati dan pikiran jika mendengar kabar buruk tentang orang lain sehingga tidak mudah mempercayai keburukan yang dihembuskan oleh pembawa fitnah.
5. Rajin Bersedekah
Sedekah tidak harus berupa uang akan tetapi bisa pula berupa perbuatan – perbuatan baik kita terhadap orang lain. Kita harus mampu menemukan cara menghilangkan sifat sombong dan cara menghilangkan sifat angkuh dalam diri agar bisa melakukan sedekah dengan ikhlas, sehingga perbuatan kita akan membantu orang lain.
6. Menyadari Kedudukan Manusia
Karena hal itulah kita harus menyadari bahwa kedudukan kita sebenarnya hanyalah sebagai titik kecil di dalam rencana besar Allah. Tidak ada gunanya melakukan hal yang menjurus fitnah ketika kita tahu ada kekuasaan yang jauh lebih besar yang berperan dalam kehidupan kita, yaitu kuasa Allah SWT. Ini juga dapat menjadi cara agar tetap istiqomah di jalan Allah termasuk dengan menghindari perilaku tercela seperti fitnah.
7. Tumbuhkan Sikap Pemurah
Dengan bersifat pemurah kepada orang lain, maka kita juga tidak akan mudah untuk menjadi sasaran fitnah atau justru melakukan fitnah kepada orang lain.
8. Menyadari Bahaya Fitnah
Bahaya dari fitnah adalah bisa menyusahkan orang lain dan sangat merugikan mereka. Juga dapat memecah belah kerukunan umat beragama, belum lagi pelaku fitnah akan terancam masuk neraka jika ia mencemarkan nama baik orang lain tanpa bukti yang benar. Memecah kerukunan, persaudaraan dan tali silaturahmi juga merupakan akibat dari fitnah.
10. Bersikap Adil
Cobalah cara bersikap sabar dan cara menghindari sifat hasad supaya bisa menahan diri ketika melihat orang lain lebih dulu mendapatkan kenikmatan atau berkah dari Allah SWT. Bersikap adil dan memperlakukan semua orang sama rata juga dapat membantu menurunkan rasa diri lebih tinggi dari orang lain.
Waspadalah jika kita mendengar sesuatu hal yang buruk tentang seseorang, Janganlah mempercayai begitu saja berita yang datang, terutama jika diucapkan oleh orang yang kurang dapat dipercaya. Telusuri dulu sumber beritanya dengan baik dan selidiki sampai tuntas jika perlu agar kita tidak termakan fitnah dan selalu jaga tingkah laku yang baik sehari – harinya juga supaya terhindar dari usaha fitnah kepada kita, semoga kita dihindarkan dari sifat fitnah.
#KKLDRIainPadangsidimpuan
Analisis Moderasi dan Harmoni Beragama dalam Surat Tumbaga Holing Batak Angkola
Nama: Muhammad Harun NIM: 1720100196 Ruang: PAI-4 Mata Kuliah: Islam dan Budaya Tapanuli Analisis Moderasi dan Harmoni Beragama dalam Surat ...
